Terima kasih Hani Ica
Izinkan saya berbagi syukur atas karunia nikmat yang saya rasakan menjelang tahun ke 6 saya menjadi ibu. Menjadi ibu pengalaman yang paling mengesankan dan banyak memberi perubahan dan pelajaran dalam hidup saya, bahkan sebelum mereka dilahirkan, mereka membawa pesan sekaligus ujian agar saya insyaAllah belajar untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik, walaupun tetap saja sebagai manusia biasa saya masih punya banyak kekurangan disana sini.
Mengandung Hanifa dulu saya berada di negeri sakura, beberapa bulan sebelum memilikinya dokter bilang saya akan sulit punya anak karena ada endometriosis di saluran telur saya, tapi tidak lama Tuhan mempercayakan saya menerima titipanNYA.
Alhamdulillah..
Kehamilan di bulan kelima saya muntah-muntah akut karena terinfeksi salmonella, jarum infus pun sulit masuk karena saya dehidrasi berat, tapi setelah beberapa hari dirawat di byooin (rumah sakit) dengan berbotol-botol cairan infus dan infus antibiotik saya kembali pulih, kondisi bayi pun tidak terganggu karena organ-organ vitalnya sudah fully-formed.
Alhamdulillah..
Bulan selanjutnya dari hasil scan, dokter mengatakan kalau saya total placenta praevia (the placenta completely covers the opening of cervix), kehamilan saya beresiko keguguran atau pendarahan, kalaupun berhasil hampir dipastikan tidak bisa lahir secara normal karena posisi placenta yang menutupi jalan lahir. Saya cari 2nd opinion juga 3rd opinion dari dokter-dokter lain, mereka semua bilang sama. Mereka bilang saya tidak boleh terlalu cape, tidak boleh kerja berat dan segudang larangan lainnya. Tapi saya pasrah penuh, jika anak ini memang rezeki saya, saya akan memilikinya jika Tuhan menghendaki.
Setiap hari saya tetap naik turun tangga 4 lantai apato kami, entah itu untuk sekedar buang sampah organik dan non-organik yang dalam seminggu berbeda-beda jadwalnya, atau pergi belanja, tapi belanja di supaa (supermarket) deket rumah melulu saya tidak tahan, lidah kampung ini tidak bisa terus menerus makan tanpa sengatan pedas cabe merah dan bumbu-bumbu khas Indo yang di jual Ikebukuro dan pasar Asia Ueno meskipun tempatnya jauh dari rumah. Seringkali sesampainya dirumah setelah menenteng banyak kantong-kantong belanjaan butuh beberapa waktu agar jari-jari ini bisa diluruskan lagi karena angin dingin yang membekukan sekalipun saya sudah pakai gloves.
Mendekati penghujung tahun 2000 kami pindah ke Singapura, perut gendut angkat barang dan gomi (sampah) cuek sajalah, beruntung teman-teman gakko(pelajar) Indonesia banyak membantu dan menampung barang-barang bekas kami mulai dari kulkas, microwave, mesin cuci, tv dan perabotan lainnya. Mereka pun menyiapkan acara perpisahan kejutan untuk kami di Ueno Park

Sisa masa kehamilan saya berjalan dengan baik, menjelang waktu melahirkan saya pulang ke tanah air, sampai satu hari saya mulai merasakan kontraksi dan proses pembukaan, placenta yang menutupi jalan lahir pecah karena terdorong kepala bayi, darah terus mengalir, belum pernah saya melihat darah sebanyak itu, beruntungnya subuh itu saya sudah berada di rumah sakit. Satu jam kedepan saya sudah bisa mencium bayi perempuan yang cantik dan sehat.
Alhamdulillah..
Keinginan saya untuk segera punya anak lagi sempat tertunda karena terdapat kista 3cm di indung telur saya, empat tahun setelah kelahiran putri pertama, saya kembali mengandung. Diawal kehamilan dokter mengatakan kalau kemungkinan bayi kedua saya lahir dengan kondisi tidak normal. Rasanya bohong kalau saya tidak merasa terpukul, ditambah rasa sensitif ibu hamil dan pengaruh perubahan hormon, perasaan saya jadi tambah campur aduk. Otak saya dipenuhi pikiran buruk, sanggupkah saya? seandainya saja ada treatment untuk mencegahnya, bagaimana nasibnya nanti kalau benar kenyataannya seperti itu? bagaimana hidupnya nanti kalau saya sudah tidak ada? Kalau bisa saya ingin bertukar posisi dengan bayi saya, naluri keibuan saya menginginkan yang terbaik.
Secara fisik dan mental kondisi saya sendiri drop, seringkali tiba-tiba pandangan saya gelap dan terjatuh, untungnya posisi jatuh saya tidak membahayakan bayi. Saya sudah menandatangani surat bahwa saya tidak bersedia di-test yang aneh-aneh tapi kenapa ini semua terjadi?.. lalu saya sadar kalau sekali lagi ini ujian untuk saya.. Betapa selama ini hati saya mudah dibolak-balikkan, betapa keimanan saya bisa menebal dan menipis. Walaupun jauh dari keluarga, beruntung sekali disini saya mempunyai teman-teman yang banyak mendukung saya secara moral, memberikan usapannya ketika airmata saya jatuh, memberikan pelukannya ketika saya lelah, memberikan senyumannya ketika semangat saya patah, terima kasih..
Ini hanya vonis manusia, bukan vonis Tuhan, apapun bisa terjadi atas ridhoNYA. Diminggu ke 38 bayi perempuan kedua saya lahir, Annisa cantik dan sehat.
Alhamdulillah..
Terima kasih banyak Tuhan, Kau takdirkan mereka menjadi anak-anakku, walaupun saya bukan ibu yang terbaik untuk mereka.


15 Comments:
Mbak katanya kista mengenai perempuan yang belum punya baby?
Ambar sejauh yang aku tau, kista bisa ada pada perempuan di usia berapa pun sejak sel telurnya mulai aktif, tapi bisa jadi ada faktor lain penyebabnya, utk lbh jelas konsultasikan dgn dokter, take care dear!
hkhkhk...dear kandy...gw jadi haru membacanya...sumpah!! airmata gw netes....[gw seneng dan selalu ingin baca kabar terakhir dirimu]always..take care!! luv u, dear..:* ::idhienk::
Kandy, daku bener-bener salut ama dirimu yg begitu tegar menghadapi dua kehamilan yg penuh cobaan. Ibu ini bener-bener top!!!
ken..
postingan elo bagus deh.
Happy belated mothers day ya neng...
fisty
ga kebayang kalo 'vonis' diterima oleh seorang perempuan yang ga terima Kuasa Allah,digugurkan..ternyata yang lahir seorang bayi yang sehat dan cantik!
Mbak Kandy..akhirnya aku bisa tahu juga blog-nya neh..hehe..denger ceritanya ngebuat yakin klo allah pasti ngasih mujizat buat umatnya..mud2an aku ketularan juga yah..amienn..:)
Kandy, ternyata perjuangan mu hebat sekali, makasih ceritanya, jadi banyak belajar. Terharu.
Hugs buat Hani & Icha yg cantik2
aduuuh kok cerita yg bagian endometriosis sama kistanya sama banget yah jeng....tp alhamdulillah semuanya baik2 aja
Kuasa Allah yah ken. ALhamdulillah hani & ica lahir sehat dan lucu.
hiks, jd terharu. aku jg kista, polycystic ovarian syndrome, kista kecil2 banyak di ovarium, 2 dokter di australia dan 6 dokter di singapore bilang susah hamil, tapi ternyata Allah menentukan lain.
alhamdulillah kendy skg punya 2 anak cewek yg cantik2 dan sehat2 yah.
Thanks buat sharing ceritanya ya Kendy...
sangat menyentuh banget, thanks juga buat supportnya waktu aku di operasi dulu.
kissbuat anak-anak ya
hai Ken..maaf baru blogwalking eits blogjogging lagi :-D..daku ikut bersyukur juga atas karuniaNYa yang cantik2: Hani dan Ica. dan mamahoney "you are the best mother for your children"..lupa kata2 siapa ini hmmm ternyata kalo sharing2 gini banyak juga yg kena cycst. daku segede bola tennis, ovary pun diangkat...sama2 berdoa buat kesehatan dan ketawakkal an kita
kangen gw buka2 rumah hani blm update ya uda kesini ajah^o^. Gag nyangka Kan lo melewati masa2 kehamilan yg berat, alhamdulillah semua terlewati yak. Walah di jepunnya mah pas papa caca training itu hihi...
Gw harusnya bersyukur ya dgn anak2 moga2 ga ada masalah, pdhl pas pertama nerima kehamilan nangis2....jd malu ma Tuhan abis baca cerita lo Kan.
Skrg gmn udah abis kistanya kan?? Moga2 Hani ma Ica slalu tumbuh sehat ya ^o^, Hani Ica peluk2 mama ya...
ceritanya mengharukan dan salut atas keteguhan hatinya.
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home